Indonesian

Memahami Format File OCR: HOCR vs ALTO vs PDF/A Dijelaskan

Terakhir Diperbarui: 05 Jan, 2026 Jika Anda pernah memindai dokumen dan bertanya-tanya bagaimana komputer mengubah gambar teks menjadi konten yang dapat dicari dan diedit, Anda telah menemui dunia Optical Character Recognition (OCR). Namun cerita tidak berakhir hanya dengan mengekstrak teks dari gambar. Keajaiban sebenarnya terjadi pada cara informasi tersebut disimpan dan terstruktur. Saat Anda mendigitalisasi arsip historis, memproses faktur bisnis, atau mengonversi buku cetak menjadi perpustakaan digital, memilih format output OCR yang tepat menjadi krusial.
Januari 5, 2026 · 7 menit · Sher Azam Khan

PDF/A-3 - Monster Hibrida? Menyematkan Data Asli di Dalam OCR Anda

Terakhir Diperbarui: 29 Dec, 2025 Dalam dunia digitalisasi dokumen, OCR (Optical Character Recognition) sering dianggap sebagai langkah akhir—memindai, mengenali teks, mengarsip, selesai. Namun kepatuhan modern, otomatisasi, dan alur kerja berbasis data menuntut lebih dari sekadar PDF yang dapat dicari. Mereka memerlukan jejak audit, struktur yang dapat dibaca mesin, dan jaminan arsip jangka panjang. Di sinilah PDF/A-3 muncul—sering disalahpahami, kadang kontroversial, dan tak terbantahkan kuatnya. Banyak pengembang menyebutnya “monster hibrida” karena memungkinkan sesuatu yang dilarang oleh standar PDF/A sebelumnya: menyematkan file sumber asli langsung di dalam PDF arsip.
Desember 29, 2025 · 7 menit · Sher Azam Khan